Belajar: Kerja Shift dan Rancangan Kerja Tak Teratur Pengaruhi Sistem Kekebalan

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Suara. com – Berlaku secara shift dan order yang jadwalnya tidak teratur dapat menyebabkan beberapa urusan yang berhubungan dengan kesehatan dan memengaruhi pertahanan awak terhadap infeksi.

Masalah terpaut kesehatan ini terjadi karena jam alami tubuh, dengan disebut ritme sirkadian, terganggu oleh perubahan jadwal tidur-bangun yang tidak konsisten kelanjutan pola kerja shift.

“Karena sistem kekuatan kita dipengaruhi oleh irama sirkadian, kemampuan kita buat meningkatkan respon kekebalan berganti sepanjang hari, ” perkataan penulis studi Anita Layton, profesor Matematika Terapan, Menimba Komputer, Farmasi dan Biologi di University of Waterloo.

“Seberapa besar kemungkinan melawan infeksi yang terjadi di pagi hari daripada dalam tengah hari? Jawabannya tergantung pada apakah Anda seorang pria atau wanita, dan apakah termasuk seperempat lantaran pekerja yang memiliki rencana tidak teratur, ” sambungnya, dilansir Medical Xpress .

Baca Juga: 5 Nutrisi yang Baik untuk Meningkatkan Bentuk Kekebalan Tubuh

Para-para peneliti menciptakan model komputasi baru, secara terpisah buat pria dan wanita, yang mensimulasikan interaksi antara irama sirkadian dan sistem kekuatan.

Ilustrasi pekerja. (Pixabay/kaboompics)
Ilustrasi pekerja. (Pixabay/kaboompics)

Model tersebut terdiri lantaran gen core clock, zat putih telur yang berkaitan, dan mekanisme peraturan mediator pro dan antiinflamasi.

Hasil simulasi komputer ini menyimpulkan respons imun bervariasi dengan waktu infeksi. Simulasi model menunjukkan kalau waktu sebelum kita terbaring adalah waktu terburuk buat terkena infeksi.

Itu adalah periode hari ketika tubuh kita paling tidak siap untuk membikin mediator pro dan antiinflamasi yang dibutuhkan selama infeksi.

Jenis kelamin juga merayu tingkat keparahan infeksi di dalam seseorang.

Baca Juga: Pandemi Pengaruhi Ibu Berisi dan Bayi, Terutama di dalam Sistem Kekebalan

“Kerja shift kemungkinan besar mempengaruhi pria dan wanita secara berbeda. Dibandingkan dengan perempuan, sistem kekebalan pada pria lebih rentan terhadap aktivasi berlebihan, yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya sepsis setelah infeksi pada waktu dengan tidak tepat, ” nyata rekan peneliti St├ęphanie Abo, kandidat di Departemen Matematika Terapan Waterloo.

Studi dengan berjudul Modeling the circadian regulation of the immune system: sexually dimorphic effects of shift work   tersebut diterbitkan dalam jurnal PLoS Computational Biology.

Releated

Menabalkan Mesin Slot Online Anda

Ketika menguji untuk memeriksa kurang lebih ulasan online akan halnya slot online, duga diamati bahwa jentera slot hari ini telah mengambil kerangka baru dan sudah terbukti menjadi hit nyata dengan semata pecinta game yang memanjakan di dalamnya. Mereka telah menanggung beberapa perubahan pelampau bahkan sejak hari-hari awal bandit wahid tangan mereka begitu para pemain konvensional […]