Jadi Enggak Sih Manusia Bahagia Sepanjang Hidup? Ini Kata Dokter Jiwa

Jadi Enggak Sih Manusia Bahagia Sepanjang Hidup? Ini Kata Dokter Jiwa

–>

Suara. com – Sepanjang hidup, manusia mau mengalami banyak emosi dan perasaan. Bahagia tentu jadi emosi dengan paling menyenangkan.

Namun kenyataannya, otak bani adam tidak didesain untuk selalu merasakan bahagia. Dokter spesialis kesehatan nyawa dr. Jiemi Ardian Sp. KJ menyampaikan bahwa manusia tidak barangkali bisa merasa bahagia terus menerus.

“Sulit untuk merasakan bahagia setiap waktu. Sebab otak manusia tidak didesain untuk itu. Kita tidak didesain untuk terus-menerus bahagia, ” kata Jiemi dikutip dari kanal YouTube Jiemi Ardian, Rabu (9/9/2020).

Daripada bahagia, patuh Jiemi, perasaan berupa ketenangan, perasaan cukup, tidak terganggu akan bertambah realistis untuk dicapai. Selalu bersyukur dan berpikir positif juga tak harus dipaksakan sepanjang waktu.

ilustrasi bahagia/unsplash
ilustrasi bahagia/unsplash

Daripada itu yang lebih jadi bisa dilakukan, kata Jiemi, adalah manusia menyadari emosi yang medium dirasakannya dan tidak terlalu lama tenggelam di dalamnya. Sehingga pikiran bisa tetap sadar dan merasakan ketenangan.

“Bukan berarti tidak memiliki jiwa. Nggak. Kita tidak bisa mengharapkan kebahagiaan seterusnya. Tapi kita bisa mengharapkan dan mengusahakan kedamaian. Jadi jangan merasa bersalah kalau tak bahagia. Kalau itu yang awak rasakan, terima, sadari, peluk emosinya, dan izinkan dia berlalu. Gak apa-apa merasakan itu selama tidak tenggelam, ” paparnya.

Jiemi menjelaskan, keterangan perasaan bagi setiap orang selalu bisa berbeda. Sebab perasaan hendak sangat bergantung dengan konteks status. Itu sebabnya kesedihan orang lain belum tentu akan juga terasa menyedihkan untuk diri kita sendiri.

“Misalnya, untuk beberapa diantara kita melihat perceraian orangtua benar menyakitkan tapi buat saya barangkali tidak terlalu. Oke mereka bercerai, jadi saya tidak setiap keadaan melihat mereka bertengkar seperti dalam sasana tinju. Perasaan sangat bergantung dengan konteks. Begitu juga secara kebahagiaan. Kita tidak bisa sepadan ratakan satu kejadian semua harus sama, ” jelas Jiemi.

Releated

Lokasi Populer untuk Dikunjungi saat Liburan di Kaluaran

Kepulauan Penerbitan terletak di Pasifik Selatan, di kira-kira ekuator Australia. Darat terbesar dari keluarga ini, Vanuatu, terletak di Pasifik Daksina dan merupakan wisma bagi sekitar setengah dari populasi daratan yang berpenghuni. Itu adalah pulau tropis dan memiliki drainase laut dan bumi. Pemukiman utama ialah Santo terletak dalam pantai utara daratan, Mai Tai terletak di pantai […]