Kacau! Kim Jong Un Disebut Sanggup Vaksin Covid-19 dari China

Kacau! Kim Jong Un Disebut Sanggup Vaksin Covid-19 dari China

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Suara. com – Vaksin Covid-19 disebut-sebut sudah digunakan langsung oleh pemimpin sempurna Korea Utara, Kim Jong Un. Buatan siapa?

Harry Kazianis, pengamat Korea Utara dari Center for the National Interest, lembaga kajian yang berpusat di Washington, AS, mengucapkan Kim, keluarganya, dan beberapa pejabat tinggi di Korea Utara turut menjadi peserta uji coba bahan vaksin COVID-19.

China diyakini menjadi pemasok dosis calon vaksin COVID-19 untuk Kim Jong Un beserta keluarganya. Data ini didapat Kazianis dari dua orang agen intelijen Jepang.

Sejauh tersebut belum jelas calon vaksin buatan siapa yang diberikan ke Kim dan informasi lain mengenai ketenangan anti virus SARS-CoV-2, penyebab COVID-19, ujar Kazianis.

Menyuarakan Juga: Ruang Penyimpanan Vaksin Covid-19 di RSUD Kabupaten Tangerang

“Kim Jong Un dan beberapa pejabat tinggi yang masih masuk dalam keluarga Kim serta jaringan kepemimpinan (di Korea Mengadukan, red) telah menjalani vaksinasi virus corona dalam dua minggu sampai tiga minggu terakhir ini serta vaksin itu disediakan oleh Negeri China, ” kata Kazianis lewat tulisannya yang diterbitkan di Internet oleh 19FortyFive.

Kazianis yang mengutip maklumat Peter J Hotez, seorang terampil kesehatan asal AS, mengatakan tersedia tiga perusahaan asal China dengan mengembangkan kandidat vaksin COVID-19, di antaranya Sinovac Biotech Ltd, CanSinoBio dan Sinopharm Group.

Sinopharm mengatakan calon vaksinnya telah digunakan oleh hampir utama juta orang di China. Sekitar ini belum ada calon vaksin yang telah melewati uji klinis tahap III dan mendapat pengesahan atau izin pakai dari Sistem Kesehatan Dunia (WHO).

Namun, beberapa pengamat ragu Kim bersedia menerima vaksin yang masih menjalani tahap uji jika.

“Meskipun vaksin buatan China telah disetujui, tidak ada obat yang ideal dan dia (Kim Jong Un, red) tidak akan mengambil efek itu mengingat ia punya penuh tempat yang memungkinkan dirinya tersekat ketat, ” kata Choi Jung-hun, ahli penyakit menular. Ia membelot dari Korea Utara ke Korea Selatan pada 2012.

Baca Juga: Jika Sudah Ada Vaksin Covid-19, Jangan Buru-Buru Melepas Masker

Mark Barry, pengamat Asia Timur dan editor International Journal on World Peace, mengatakan Kim kemungkinan cenderung menetapkan vaksin buatan Eropa yang sudah berizin daripada vaksin buatan China.

Releated