Kondisi Lansia dengan Komorbid Boleh Divaksin Covid-19, Catat Yuk!

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Vaksinasi Covid-19 buat masyarakat lanjut usia dalam atas 60 tahun telah dijalankan oleh pemerintah. Akan tetapi masih saja ada yang nanar dan khawatir karena kebanyakan lansia memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Ketua Pengelola Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI mengatakan kepemilikan komorbid pada lansia hal biasa dan normal, meski begitu lansia tetap boleh mendapat suntikan vaksinasi.

“Untuk lansia, vaksinasi bukan tak boleh kalau ada komorbid. Komorbid adalah salah utama yang paling banyak dalam lansia, karena hal dengan biasa, mengingat orang usia di atas 40 tahun umumnya sudah memiliki komorbid, ” ujar Prof. Kerap dalam acara talkshow virtual BIBIR COVID, Kamis (4/3/2021).

Sejumlah warga lanjut usia menjalani vaksinasi Covid - 19 di RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (23/2/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah masyarakat lanjut usia menjalani vaksinasi Covid – 19 dalam RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (23/2/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun lansia dengan komorbid sebelum vaksinasi harus bisa memastikan jika penyakitnya sudah terkontrol atau sedang tak kambuh. Seperti misalnya darah tinggi, paling tidak tekanan darahnya tidak melampaui angka 180 per 110.

Baca Juga: Vaksinasi Tahap dua Digelar Besok, Wakil Bupati Bantul Dapat Vaksin Pertama

Selanjutnya untuk diabetes, jika sebelumnya melihat harga HbA1c atau hemoglobin A1c yaitu kadar sel darah merah yang berkaitan secara gula darah (glukosa).

Oleh sebab itu saat ini pemeriksaan HbA1c tidak diperlukan lagi, namun sebelum vaksin harus dipastikan gula darahnya dalam status terkontrol.

“Bagaimana kalau untuk peraturan yang membuat cakupan menjadi sempit. Akhirnya dirubah, cakupannya tidak ada HbA1c tidak apa-apa, asal gula darahnya terkontrol, ” terangnya.

“Seperti situasi ini dinamis, lansia bisa divaksinasi jika ada komorbid, jawabannya boleh, asal komorbid bisa terkontrol, ” mengakhiri Prof. Iris.

Kepastian terkontrol tidaknya gula darah atau diabetes, apabila tidak ada pemeriksaan sebelum vaksinasi, oleh karena itu persiapkan lebih dulu tulisan dokter yang memastikan jika gula darahnya terkontrol.

Baca Serupa: Terima 28. 100 Dosis, Pelayan Terbuka di Bantul Bakal Divaksin Jumat

Sama halnya dengan penyakit kronik yang lain, seperti jantung, kanker, hingga penyakit kronik lainnya dipastikan sudah lebih dulu memiliki pemeriksaan dokter.  

Releated

Bintang Lotto Mengubah Tips Hidup Mereka

Di Amerika Serikat dengan program Pilih 3 undian per perian tidak ada peri. Untuk meningkatkan tersendat menang, ini merupakan dukungan utama dengan disediakan dalam Kabar HK internet. Sejumlah pemain telah memproduksinya untuk memenangkan kenang-kenangan Data HK yang besar. Orang-orang ketika ini kemelitan bagaimana mereka bisa menjadi jackpot jutaan mata uang yang mereka impikan; mereka kemelitan […]