Penanganan Pandemi Perlu Upaya Berlapis, Masyarakat Wajib Ubah Perilaku

Penanganan Pandemi Perlu Upaya Berlapis, Masyarakat Wajib Ubah Perilaku

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Suara.com – Penanganan pandemi Covid-19 bukan hanya merupakan kewajiban pemerintah. Peran masyarakat sangat besar, terutama dalam perubahan perilaku.

Ketua Umum Gerakan Pakai Masker Sigit Pramono mengatakan upaya penanggulangan pandemi digambarkan seperti keju swis, yang mana setiap intervensi (lapisan) memiliki kekurangan (lubang) atau celah.

Maka dari itu, amatlah diperlukan upaya yang berlapis-lapis untuk menutupi celah (lubang) tersebut.

“Salah satu kunci keberhasilan mengatasi pandemi ini adalah dengan mengubah kebiasaan masyarakat. Perubahan perilaku ini dapat menyelamatkan nyawa,” tutur Sigit, dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Baca Juga: Geliat Reseller yang Makin Produktif di Tengah Pandemi Covid-19

Sigit mengatakan GPM hadir untuk mengisi celah tersebut dengan cara kampanye publik yang bertujuan mengedukasi masyarakat agar sadar dengan tanggung jawab personalnya, yakni untuk tetap disiplin pakai masker dan mematuhi protokol kesehatan lainnya.

Sebab dengan memakai masker dengan benar kita sudah dapat mencegah penularan virus sampai 75 persen.

“Dan kalau kita juga disiplin menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, maka kita dapat menghindari penularan virus sampai 90 persen,” paparnya lagi.

Kalau perubahan perilaku dengan menjalankan secara disiplin 3M dapat dijalankan masyarakat, maka hal itu tentu akan berimbas pada penyelamatan ekonomi.

Sigit mengatakan jika pandemi ini berakhir, maka ekonomi kita juga akan terselamatkan.

Baca Juga: Angka Bunuh Diri di Jepang Lebih Tinggi Dibanding Kasus Kematian Covid-19

Sejalan dengan hal tersebut, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, sampai saat ini DKI Jakarta terus melakukan berbagai inisiatif guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melaui beberapa programnya.

Releated