Perempuan Pekerja Lebih Berisiko Alami Urusan Kesehatan Mental, Ini Sebabnya!

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Suara. com – Pandemi virus corona Covid-19 telah berdampak di kesehatan mental sejumlah orang, terutama wanita pekerja. Mereka mungkin menyesatkan merasakan ketegangan akibat pandemi pada tengah bekerja, mengurus anak sekolah online, dan menghadapi dampak ekonomi.

Di dalam wanita ditemukan lebih dari suku atau 26 persen merasa bingung, satu dari lima orang menikmati depresi dan 19 persen ngerasa khawatir terus-menerus.

Sedangkan pria, sebanyak 19 upah cemas, 15 persen depresi dan 16 persen mengalami kekhawatiran selalu selama pandemi virus corona.

Di antara pria dan wanita yang berperan bekerja di rumah, hanya 33 persen yang bisa menerima status pandemi virus corona dan 22 persen lebih merasakan cemas terus-menerus.

Baca Juga: Mutasi Virus Corona, FDA Sarankan Peneliti Modifikasi Vaksin Covid-19

Secara keseluruhan, survei oleh perusahaan asuransi Canada Life menemukan orang yang berusia di atas 55 tahun lebih optimis daripada rekan-rekan mereka yang lebih muda.

Ilustrasi bekerja dari rumah atau WFH (Shutterstock).
Ilustrasi bekerja dari rumah ataupun WFH (Shutterstock).

Sebanyak 40 persen juga optimis tentang peluncuran dan efektivitas vaksin Covid-19 dibandingkan dengan hanya 20 persen dari kelompok usia dengan lebih muda.

Kemudian, dua pertiga praktisi penuh waktu dari rumah merasa lebih siap menghadapi pandemi virus corona Covid-19 sekarang ini daripada sebelumnya.

“Karena banyaknya orang yang bekerja daripada rumah, potensi karyawan merasa terasing atau kewalahan meningkat, ” kata Crook, dari Canada Life dikutip dari Express.

Tapi sekarang, mereka bergantung pada suku dan teman, meditasi atau dukungan dari tempat kerjanya selama beroperasi dari rumah akibat pandemi virus corona.

Baca Selalu: Orang Pakai Perspektif 3 Kali Berisiko Kecil Tertular Virus Corona, Kok Bisa?

Releated