Ratusan Orang India Idap Penyakit Misterius, Ahli Duga akibat Pemutih

Ratusan Orang India Idap Penyakit Misterius, Ahli Duga akibat Pemutih

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Suara.com – Ratusan orang di India terserang penyakit misterius yang diduga disebabkan oleh penggunaan pemutih dan klorin.

Pejabat Departemen Kesehatan yang berbasis di Andhra Pradesh, India yang menyelidiki insiden tersebut mengklaim penggunaan pemutih dan klorin yang berlebihan mungkin telah menyebabkan kontaminasi air.

Lebih dari 550 orang di Eluru telah sakit karena dua bahan itu yang memicu penyelidikan besar-besaran. Tim ahli multidisiplin dari Organisasi Kesehatan Dunia, Institut Nutrisi Nasional, Hyderabad, AIIMS (New Dehli) an Pusat Biologi Seluler dan Molekuler, serta Institut Teknologi Kimia India terlibat dalam penyelidikan tersebut.

“Pakar kesehatan menduga bahwa penggunaan pemutih dan klorin yang berlebihan untuk sanitasi sebagai tindakan pencegahan virus corona Covid-19 bisa menyebabkan air terkontaminasi,” kata Menteri Kesehatan Amdhra Pradesh, A Krishna Srinivas dikutip dari Daily Star.

Baca Juga: Jangan Lagi Dipakai, Face Shield Tak Efektif Cegah Virus Corona

Selain itu, pembuangan baterai bekas secara sembarangan di sumber air juga bisa menyebabkan kontaminasi dan penyakit misterius seperti sekarang ini.

Ilustrasi cairan pemutih.[Shutterstock]
Ilustrasi cairan pemutih.[Shutterstock]

Para ahli yang pertama kali mengambil sampel darah pasien juga mengatakan pestisida mungkin telah mencemari sumber air minum masyarakat.

Pejabat kesehatan memeriksa sampel makanan, air, urine, susu dan darah dari keluarga yang sakit serta menganalisis sampel kebutuhan pokok dari pasar untuk mengetahui penyebab penyakit misterius tersebut.

Tapi, ketua tim NIN, Dr JJ Babu mengatakan pemeriksaan sampel itu tidak ada yang menunjukkan tanda-tanda bahaya.

Baca Juga: Sakit Tenggorokan Akibat Virus Corona dan Flu Biasa, Apa Bedanya?

Releated

Hits: Antibodi Pasien Sembuh dari Covid-19, Vaksinasi Presiden Gagal?

Pandangan. com – Sebuah fakta mengakui ditemukan oleh para peneliti yang menyebut bahwa antibodi pasien sembuh dari Covid-19 lebih baik dibanding suntikan vaksin. Apa alasannya? Kemudian, hari ini viral sebuah tulisan terbuka yang meminta pemerintah meneruskan proses vaksinasi virus Corona buat presiden Joko Widodo, karena dianggap gagal. Dalam surat yang beredar di media sosial WhatsApp, tercantum…