Terpopuler: Jejak Virus Corona di Pipa Toilet, Dampak Menahan Kentut

Terpopuler: Jejak Virus Corona di Pipa Toilet, Dampak Menahan Kentut

–>

Suara. com – Awalnya, peneliti meyakini penyebaran sari virus corona Covid-19 adalah mencuaikan tetesan pernapasan seperti bersin, batuk darah, atau berbicara yang dikeluarkan oleh orang terinfeksi. Namun ternyata, SARS-CoV-2 jauh lebih kuat dari dengan diperkirakan sebelumnya karena diduga dapat menyebar melalui pipa toilet. Waduh!

Dan ini ada kabar penting bagi kamu yang suka menahan kentut untuk menyelamatkan muka. Konsekuensi yang harus dihadapi ternyata sangat membatalkan, lho. Menurut para ahli, membekukan kentut dapat membuat gas berputar di dalam tubuh dan muncul dari tempat yang sangat mengherankan. Kamu harus baca lebih sendat nih!

Simak selengkapnya di bawah ini ya.

1. Peneliti Terkejut, Jejak Virus Corona Covid-19 Ditemukan di Pipa Toilet!

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Awalnya, peneliti meyakini penyebaran utama virus corona Covid-19 adalah melalui tetesan fotosintesis seperti bersin, batuk, atau berbicara yang dikeluarkan oleh orang terkena.   Namun ternyata, SARS-CoV-2 jauh lebih kuat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Setelah menemukan virus dapat menjalar di udara melalui partikel mungil yang disebut aerosol melayang pada udara, sekarang peneliti dari China menduga bahwa virus Covid-19 ini dapat menyebar melalui pipa ruang.

Baca selengkapnya

2. Jangan Ditahan, Ini Hasil Menahan Kentut

Kentut. (Shutterstock)
Kentut. (Shutterstock)

Ternyata menahan kentut untuk menyelamatkan depan bisa menimbulkan konsekuensi yang betul buruk. Menurut para ahli, menahan kentut dapat membuat gas berputar dalam tubuh dan keluar sebab tempat yang sangat mengejutkan.

Clare Collins, seorang profesor di bidang nutrisi dan diet dari University of Newcastle di Australia menjelaskan mengenai konsekuensi menahan kentut. Kamu kudu baca lebih lanjut nih!

Releated

Hits: Antibodi Pasien Sembuh dari Covid-19, Vaksinasi Presiden Gagal?

Pandangan. com – Sebuah fakta mengakui ditemukan oleh para peneliti yang menyebut bahwa antibodi pasien sembuh dari Covid-19 lebih baik dibanding suntikan vaksin. Apa alasannya? Kemudian, hari ini viral sebuah tulisan terbuka yang meminta pemerintah meneruskan proses vaksinasi virus Corona buat presiden Joko Widodo, karena dianggap gagal. Dalam surat yang beredar di media sosial WhatsApp, tercantum…