Terungkap, Tidur Nyenyak Lebih Bermanfaat Bagi Tubuh daripada Terbaring Lama

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Suara. com – Setiap orang mungkin akan merasa mengalami usikan tidur saat kesulitan terlelap ketika tengah malam. Ataupun lazimnya, orang awam menyebut dengan istilah insomnia.

Akan tetapi ternyata kondisi itu tidak selalu menjadi gangguan rebah loh. Secara medis, Asosiasi Psikiater Amerika mendefinisikan kekacauan tidur sebagai masalah terbaring pada seseorang yang mengungkung kualitasnya.

“Artinya (tidur) nyenyak atau suntuk atau terbangun bangun. Kemudian jumlahnya, waktunya. Jumlah tidurnya dan waktu tidurnya itu di mana, sore keadaan, selepas maghrib, tengah malam atau justru pagi hari atau siang hari. Tersebut bisa saja ritme bisa berubah setiap orang, ” kata dokter spesialis kedokteran jiwa Dr. dr. Martina Wiwie, Sp. KJ., di webinar ‘Reguler Sleep, Healthy Future’, Jumat (18/3/3021).

Urusan tidur dengan kualitas dengan buruk akan mengakibatkan stress dan gangguan fungsi awak saat beraktivitas siang hari.

Mengucapkan Juga: Ternyata Tidur Pakai Kaus Menduduki itu Penting, Ini 5 Efeknya Pada Tubuh

“Jadi yang dikatakan usikan tidur kalau sampai menghalangi fungsi aktivitasnya sehari-hari. Jika hanya tidurnya kurang, belum tentu itu gangguan terbaring, ” imbuh dokter Martina.

Ia mengatakan bahwa status tidur tidak bergantung di dalam berapa lama waktu rebah. Sebab kebutuhan waktu rebah yang direkomendasikan setiap karakter akan berbeda, teegantung dibanding usia.

Anak-anak tentu bakal lebih banyak waktu tidurnya daripada orang dewasa serupa lansia, kata dokter Martina. Bahkan kebutuhan tidur lansia juga sebenarnya tidak sungguh-sungguh banyak, direkomendasikan 7 datang 8 jam. Namun, menurutnya, ada beberapa lansia lulus hanya tidur 5 atau 6 jam saja bohlam hari dan tidak berdampak pada aktivitas sehari-harinya.

“Jadi enggak perlu terlalu pusing dengan total jamnya, tetapi usahakan nilai tidurnya. Kualitas tidur yang baik adalah tentu tidur yang nyenyak, yang dalam, tanpa ada mimpi apalagi mimpi buruk, ” ujarnya.

Martina menjelaskan, orang dengan bermimpi biasanya kualitas tidurnya kurang dalam. Tetapi, irama tidur selalu bergelombang. Sehingga, seseorang bisa saja menikmati fase tidur dangkal berantakan menjadi tidur dalam. Kaum jam kemudian kembali maka tidur dangkal.

Baca Juga: Tidur Kelewat Pulas, Pria Didandani Jadi Pengantin Jawa Lengkap Pakai Mendandani

Dari beberapa studi disebutkan, lanjut dokter Martina, bahwa waktu terbaik untuk tidur antara pukul 10 malam hingga 2 pagi buta. Saat waktu itu, benar direkomendasikan untuk tidur biar kualitasnya baik.

“Karena pada situlah waktu kita tidur dalam terjadi perbaikan imunutas, perbaikan peradangan, lalu pengendapan memori, pengolahan dari sejarah jangka pendek ke jangka panjang, ” ucapnya.

Releated

Bintang Lotto Mengubah Tips Hidup Mereka

Di Amerika Serikat dengan program Pilih 3 undian per perian tidak ada peri. Untuk meningkatkan tersendat menang, ini merupakan dukungan utama dengan disediakan dalam Kabar HK internet. Sejumlah pemain telah memproduksinya untuk memenangkan kenang-kenangan Data HK yang besar. Orang-orang ketika ini kemelitan bagaimana mereka bisa menjadi jackpot jutaan mata uang yang mereka impikan; mereka kemelitan […]